Pada tanggal 19 Mei 2021, Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menerbitkan 11 Buku Saku terkait keselamatan jalan dan 6 Buku Saku terkait lingkungan.
Buku Saku pertama berjudul Audit Keselamatan Jalan Tahap Studi Kelayakan. Audit Keselamatan Jalan (AKJ) adalah sebuah proses formal pemeriksaan aspek keselamatan jalan yang melekat di dalam setiap pekerjaan jalan mulai dari tahap studi kelayakan hingga ruas-ruas jalan yang sudah beroperasi secara penuh yang dilakukan oleh tim ahli yang independen.
AKJ terdiri dari 6 tahap:
- Kelayakan
- Desain Awal
- Desain Rinci
- Konstruksi
- Pra Pembukaan
- Operasi
Tujuan AKJ tahap kelayakan adalah untuk mengidentifikasi potensi permasalahan keselamatan jalan dari trase jalan hasil studi kelayakan atau rencana pengembangan jalan, mengakomodir aspek keselamatan dan pengaruh pengembangan tata guna lahan, dan menyesuaikan konsep pengembangan jalan dan lingkungan jalan yang sesuai dengan fungsi jalan.
Manfaat AKJ tahap ini adalah untuk mengantisipasi adanya potensi kecelakaan dari rencana trase jalan yang dipilih dan memaksimalkan aspek keselamatan jalan di dalam perencanaan desain pada tahap selanjutnya.
Terdapat 4 prinsip AKJ tahap studi kelayakan, yaitu (1) bukan bagian dari studi kelayakan, (2) penilaian objektif terhadap aspek keselamatan, (3) mempertimbangkan kebutuhan semua pengguna jalan, dan (4) auditor independen, berpengalaman dan independen.
Buku Saku tersebut dapat diunduh di sini

Leave a comment