Berdasarkan Global Status Report on Road Safety (GSRRS) 2018 yang diluncurkan WHO pada bulan Desember 2018, [pdfnya bisa didownload di sini] , diketahui bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi permasalahan serius di seluruh dunia. Laporan tersebut menunjukkan bahwa setiap 24 detik, satu nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas. Setiap tahun terdapat 1,35 juta korban meninggal karena kecelakaan lalu lintas.
Di seluruh dunia, kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian nomor satu untuk anak-anak usia 5-14 tahun dan remaja usia 15-29 tahun. Lima puluh empat persen dari korban adalah pejalan kaki, pesepeda dan pengguna sepeda motor.
Bagaimana dengan Indonesia?

GSRRS 2018 menunjukkan bahwa 74% dari total korban kecelakaan yang meninggal dunia di Indonesia merupakan pengendara sepeda motor dan 16% merupakan pejalan kaki.
Berdasarkan data kematian per 100,000 populasi, angka tahun 2016 (10) lebih tinggi dari angka di tahun sebelumnya (9), walaupun lebih rendah dari angka di tahun 2010 (13).
Data dukung yang digunakan dalam laporan ini antara lain:
- Jumlah penduduk: 261.115.456 jiwa
- Pendapatan per kapita: US$ 3.400
- Jumlah kendaraan (2016): 128.398.594 unit
- Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan (2016): 31.282 jiwa

Leave a comment